Perhitungan indeks kekayaan jenis pada ekosistem pantai dan dataran rendah, perhitungan juga dilakukan untuk mengetahui nilai indeks kekayaan jenis pada ekosistem mangrove. Lokasi yang termasuk dalam ekosistem mangrove meliputi Mangrove Bhinor, Mangrove Trumix, dan Mangrove Eks-Toyo. Pengelompokan perhitungan indeks kekayaan jenis pada ekosistem alami berdasarkan tingkat pertumbuhan yaitu tingkat semai dan tumbuhan bawah, tingkat pancang, tingkat tiang, dan tingkat pohon. Hasil analisis perhitungan indeks kekayaan (R) pada ekosistem pantai dan dataran rendah dalam kurun waktu tiga tahun terhitung dari tahun 2023 – 2025 tersaji pada gambar dibawah ini :

Pada ekosistem mangrove, nilai indeks kekayaan jenis pada tingkat semai dan tumbuhan bawah hanya terdapat pada lokasi Mangrove Eks-toyo (0,43). Tingkat pertumbuhan semai dan tumbuhan bawah dijumpai pada ketiga lokasi mangrove. Namun, hanya lokasi mangrove Eks- Toyo yang memiliki nilai indeks kekayaan jenis. Kondisi tersebut karena pada lokasi mangrove yang lain hanya dijumpai 1 (satu) jenis semai saja. Jika pada suatu kawasan hanya memiliki 1 (satu) jenis tumbuhan maka kawasan tersebut tidak memiliki nilai indeks. Pada tingkat pertumbuhan pancang (0,37) dan tiang (0,51), nilai indeks kekayaan jenisnya lebih tinggi pada lokasi mangrove Bhinor. Tingginya nilai indeks kekayaan jenis pancang dan tiang pada mangrove Bhinor dipengaruhi oleh fase pertumbuhannya yaitu sedang dalam fase pertumbuhan pancang menuju tiang. Mangrove Eks-Toyo memiliki umur tegakan yang lebih muda jika dibandingkan dengan mangrove Bhinor, sehingga nilai indeks kekayaan jenis semai dan tumbuhan bawahnya lebih tinggi. Berbeda dengan mangrove Bhinor, fase pertumbuhan yang sedang berlangsung pada mangrove Eks- Toyo ialah pertumbuhan semai menuju pancang. Kondisi tersebut didukung oleh tidak dijumpainya tingkat pertumbuhan tiang pada mangrove Eks-Toyo.